Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Tambah Angin Ban di Shell

Cara Tambah Angin Ban di Shell

Banyak dari kita yang masih belum faham betul Cara Tambah Angin Ban di Shell. Artikel ini ditujukan kepada para pengguna jalan awam yang sering melintas di jalan sembari melihat Pom Bensin asal Luar negri ini yaitu SHELL. 

Apa yang terjadi jika waktu pertama kali kamu melihat alat tambah angin digital yang sama sekali belum pernah kamu pakai sebelumnya? Pencet sana sini alhasil bingung sendiri hahaha ini juga pengalaman penulis sewaktu pertama kali berkunjung ke Shell. Nah, kali ini kita sama-sama bahas bersama Sibelancar langsung dari TKP. Cusssss...



Shell mungkin bisa jadi pendatang baru khususnya di daerah pinggiran di tanah air. Karena boleh dibilang untuk masyarakat awam khususnya golongan menengah ke bawah, kita pasti jarang mengisi bensin apalagi mampir ke tempat tersebut. 

Namun kali ini, penulis berkesempatan berbagi pengalamannya di pom bensin Shell yang berlokasi tidak jauh dari rumah. Karena posisi ban motor kempes kurang angin, dan juga kebetulan juga pas melewati Pom bensin Shell. Selain tergolong sepi dan jarang ada terlihat petugas/karyawan apalagi konsumen. Shell disini juga masih Baru dan belum lama beroperasi, mungkin orang-orang masih beranggapan Pertamina is the Best dan lebih merakyat. Salam Cinta Produk Dalam Negri.

Ngomong punya ngomong, setelah motor diparkir dan berhenti, sudah terlihat ada tertulis visual Tambah Angin (Gratis) arah pintu keluar. Dikarenakan belum pernah ada pengalaman sama sekali menggunakan alat tambah angin tersebut, maka butuh waktu beberapa saat untuk belajar mengoperasikan.

Isi Angin Digital Shell

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan lengkap dengan cara isi angin di pom bensin Shell secara digital:

1. Untuk Motor, tentukan tekanan angin yang dikehendaki lalu ditampilkan di layar angka tersebut. Ada tanda + - dan bulat menyerupai ban. (Perhatikan Gambar foto terlampir)

Misalnya untuk ban belakang biasanya diisi 34 dan depan 30. 

2. Perhatikan kode tulisan huruf "pe" yang ada di layar, pastikan yang kita gunakan adalah pe tersebut sesuai dengan kondisi kita di Indonesia. 

3. Setelah ditentukan, pastikan selang pipa sudah dalam posisis siap isi ke pentil ban.

4. Selanjutnya tekan tombol bulat yang menyerupai ban tersebut maka angin pun akan keluar secara otomatis dan terisi dengan sendiri nya, setelah penuh maka alat tersebut akan berhenti dengan sendirinya.

5. Jika masih belum berhasil, boleh mencoba untuk menghubungi petugas, karyawan, atau operator Shell yang bertugas. Hampir semua karyawan Shell sangat terlatih dan ramah. Mereka akan sangat siap membantu asalkan kita tidak malu untuk bertanya.


Tips dan Petunjuk berkendaraan yang Aman:

Nah, lain kali di saat ingin keluar berkendara motor, perhatikan tanda dan ciri-ciri angin ban mulai bocor ataupun kurang angin.

Perhatikan juga tipe ban tubeless dengan ban biasa, apa penyebab ban tubeless sering kempes?

 





Kenapa ban tubeless bisa kempes sendiri? Bisa jadi karena unit motor tersebut jarang dipakai dan hanya dibiarkan parkir terdiam di rumah. 

Utamakan Keselamatan dan Kelancaran berkendara

Demi kenyamanan, keselamatan dan kelancaran berkendara. Pastikan semua kondisi motor sudah prima dan siap tempur. Perawatan rutin dan service berkala wajib selalu dilakukan. Karena mencegah lebih baik daripada mengganti. 

Motor bisa jadi menjadi penentu keselamatan jiwa kita selama berkendara di jalan umum. Sekian berbagi pengalaman nya kali ini, semua hal yang berurusan dengan Kelancaran Bisnis wajib diterapkan. Pantau terus yah, Situs yang berisi ide kreatif atau inspirasi biar aktifitas dan produktifitas kita semaki Lancar dengan Sibelancar. Salam Sukses Selalu.


Posting Komentar untuk "Cara Tambah Angin Ban di Shell"